Gary Neville melontarkan kritik tajam terhadap para pemain Manchester United setelah kekalahan berat terbaru tim tersebut. Neville menyaksikan langsung kekalahan 3-0 dari Bournemouth di Old Trafford pada Minggu dari ruang komentar, dan menilai persoalan utama bukan sekadar hasil di lapangan, melainkan sikap dan standar profesional sebagian pemain.
Kekalahan dari Bournemouth mengikuti kekalahan 4-0 di Liga Champions melawan Como dan menjadi kekalahan keenam United dalam 12 pertandingan di semua kompetisi musim ini. Rangkaian hasil buruk itu membuat posisi Michael Carrick sebagai pelatih United berada di ujung tanduk, sementara Neville menilai beban utama justru berada di pundak para pemain.
Dalam podcastnya, Neville menyoroti perilaku sejumlah pemain yang ia anggap tidak mencerminkan standar klub. Ia menilai ada pemain yang bersikap seolah-olah memiliki status besar, padahal menurutnya sama sekali tidak demikian.
“Sebagian dari mereka bertingkah seolah-olah mereka adalah Raja William, padahal bukan, mereka bukan siapa-siapa.” ujar Gary Neville.
Neville menegaskan bahwa ia tidak memiliki toleransi terhadap sebagian pemain tersebut. Menurutnya, masalahnya bukan hanya soal performa di pertandingan, tetapi juga kebiasaan sehari-hari yang tidak sesuai dengan tuntutan menjadi pemain profesional di klub sebesar Manchester United.
Ia mengklaim sejumlah pemain tidak pergi tidur pada waktu yang tepat, tidak mengonsumsi makanan yang benar, dan tidak memikirkan Manchester United setiap menit setiap hari. Neville menilai para pemain itu tidak hidup dan bernapas untuk klub sebagaimana seharusnya dilakukan seorang profesional, dan ia mengaitkan sikap tersebut dengan status yang sudah naik ke kepala mereka.
Neville juga menyoroti spanduk bertuliskan standards yang diangkat di Stretford End pada babak pertama. Ia menilai standar tersebut sudah lama hilang, dan menyatakan tidak percaya dengan rendahnya standar di antara sebagian pemain saat ini.
Meski keras mengkritik para pemain, Neville membela Carrick. Ia menyebut mantan rekan setimnya itu sebagai pria brilian yang memiliki integritas, kredibilitas, kesopanan, dan profesionalisme, serta menempatkan tanggung jawab atas kemerosotan United di Liga Premier sepenuhnya pada para pemain.
Menurut Neville, Carrick belum mampu mengeluarkan performa terbaik dari para pemain, dan para pemain itulah yang berbalik melawan sang pelatih. Ia mengaku mengetahui hal tersebut karena Bruno membuat pernyataan publik yang menyerang Carrick.



