Sony Pictures akan merilis Jumanji: Open World pada 25 Desember mendatang sebagai penutup trilogi yang dimulai lewat Jumanji: Welcome to the Jungle pada 2017. Film ini disebut sebagai installment terakhir dalam rangkaian trilogi tersebut, sehingga menjadi titik akhir bagi petualangan para karakter yang selama dua film terjebak di dalam permainan video.

Berbeda dari dua film sebelumnya, Jumanji: Open World mengisahkan para pahlawan permainan yang berhasil keluar dari konsol dan menimbulkan kekacauan di dunia nyata. Premis ini membalik pola cerita Welcome to the Jungle, yang pada 2017 memusatkan kisah pada sekelompok remaja yang terperangkap di dalam permainan video dan berubah menjadi sejumlah avatar dewasa.

Sejumlah pemain utama kembali mengisi peran mereka, yakni Dwayne Johnson, Jack Black, Kevin Hart, Karen Gillan, dan Alex Wolff. Mereka didukung Nick Jonas, Morgan Turner, Ser’Darius Blain, Madison Iseman, serta Danny DeVito yang melengkapi jajaran pemeran film ini.

Trailer film memperlihatkan sejumlah situasi pertukaran identitas yang menjadi ciri khas seri ini. Avatar yang diperankan Johnson tampak dihuni oleh ibu dari karakter yang dibintangi Wolff, sementara avatar milik Black diambil alih oleh seorang pekerja restoran laki-laki. Cuplikan tersebut memberi gambaran bahwa kekacauan di dunia nyata turut melibatkan para karakter pendukung.

Jake Kasdan kembali menyutradarai setelah menangani film 2017 dan sekuelnya pada 2019. Ia menulis naskah Open World bersama Jeff Pinkner dan Scott Rosenberg, dengan Matt Tolmach, Kasdan, Johnson, Dany Garcia, dan Hiram Garcia bertindak sebagai produser.

Trilogi ini berakar pada versi layar lebar 1995 yang dibintangi Robin Williams dan diadaptasi dari buku anak karya Chris Van Allsburg terbitan 1981. Welcome to the Jungle kemudian menghidupkan kembali waralaba tersebut dan menembus pendapatan lebih dari 950 juta dolar AS di box office global, sedangkan sekuel 2019 berjudul The Next Level meraih 801 juta dolar AS di seluruh dunia.

Dengan capaian dua film sebelumnya, Open World hadir sebagai penutup yang membawa konflik permainan ke dunia nyata. Rilisnya pada 25 Desember menempatkan film ini di tengah periode liburan akhir tahun, meski belum ada keterangan lebih lanjut mengenai strategi promosi maupun proyeksi pendapatannya.