Wilayah Kharkiv dan sekitarnya kembali menghadapi serangan terhadap infrastruktur sipil dalam periode 24 jam hingga Rabu, 28 Oktober 2026. Kepala Administrasi Militer Oblast Kharkiv melaporkan bahwa serangan yang dilancarkan Rusia mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan, mulai dari fasilitas pergudangan hingga permukiman warga.

Menurut laporan tersebut, kerusakan tercatat pada sebuah gudang, satu gedung perkantoran, beberapa blok apartemen, serta sejumlah rumah. Serangan juga memicu kebakaran besar di lokasi yang terdampak. Hingga laporan disampaikan, belum ada keterangan mengenai korban jiwa maupun penilaian menyeluruh terhadap total kerugian akibat peristiwa ini.

Otoritas setempat menyatakan bahwa serangan dilakukan dengan menggunakan kombinasi rudal, bom udara berpemandu, dan drone. Penggunaan berbagai jenis persenjataan itu menambah tekanan bagi kawasan permukiman dan fasilitas sipil di Kharkiv, yang sebelumnya berulang kali menjadi sasaran dalam konflik berlangsung.

Hingga kini, belum ada rincian lanjutan mengenai jumlah bangunan yang rusak secara keseluruhan maupun dampak bagi warga yang tinggal di kawasan terdampak. Pemerintah daerah masih melakukan pendataan di lapangan, sementara laporan awal hanya menyebut jenis bangunan yang mengalami kerusakan tanpa menyertakan angka korban atau estimasi nilai kerugian.