Arab Saudi menyatakan keinginannya agar para investor dari negara itu mengambil alih Manchester United dan Liverpool. Keinginan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya keterlibatan modal Saudi di sepak bola Eropa, termasuk melalui kepemilikan saham di sejumlah klub.
Dalam konteks yang sama, Arab Saudi berharap Cristiano Ronaldo datang bermain di liga domestiknya. Harapan itu melengkapi gambaran upaya kerajaan tersebut menarik bintang sekaligus modal besar ke kompetisi mereka.
Ronaldo sendiri telah menggunakan koneksi Arab Saudi untuk membeli 25 persen saham di klub divisi dua Spanyol, Almeria. Langkah itu menunjukkan bahwa keterlibatan pesepakbola Portugal tersebut dalam kepemilikan klub bukan sekadar wacana.
Pada Desember 2024, Ronaldo menyatakan bahwa masalah Manchester United tidak selalu berada pada sosok pelatih, melainkan lebih dari itu. Ia juga menyatakan bahwa jika menjadi pemilik klub, ia akan memperjelas dan memperbaiki hal-hal buruk di sana.
Daily Express menulis bahwa investasi Ronaldo bisa menjadi langkah pertama menuju kepemilikan Manchester United. Sejumlah judul berita dari outlet dalam grup Reach juga menyiratkan bahwa pernyataan Ronaldo tentang memperbaiki hal buruk merupakan petunjuk ia akan memiliki klub tersebut.
Terpisah dari isu kepemilikan, Steve Parish selaku pemilik Crystal Palace sebelumnya menegosiasikan transfer Eberechi Eze secara diam-diam dengan Arsenal. Tawaran pembuka Daniel Levy untuk Eze disebut 40 juta poundsterling, sementara Palace selalu menginginkan 60 juta poundsterling.
Samuel Luckhurst menulis kolom di The Sun yang membahas masa depan Adam Wharton. Menurut kolom tersebut, orang-orang yang rutin menonton Wharton di Blackburn yakin ia akan cocok untuk Man Utd.
The Sun juga melaporkan bahwa Arsenal ingin merekrut Anthony Gordon pada musim panas, dan Gordon disebut bisa pindah jika klub menerima tawaran yang tepat. Sementara itu, Stuart Pearce menyatakan bahwa ia akan tetap menahan Pep Guardiola di City, bahkan mungkin sebagai direktur sepak bola setelahnya.



