Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting meraih kemenangan atas wakil tuan rumah Jeon Hyeok Jin pada Korea Open 2026. Ginting menang dua gim langsung dengan skor 21-13 dan 21-15. Kemenangan ini membawanya melaju ke babak berikutnya.
Usai pertandingan, Ginting menyampaikan rasa syukur atas penampilannya. Ia menegaskan bisa menyelesaikan laga tanpa mengalami cedera. Kondisi fisik yang terjaga menjadi modal penting bagi perjalanannya di turnamen ini.
“Pertama-tama mengucap syukur bisa bermain dengan baik hari ini, bisa menyelesaikan match juga tanpa cedera.” ujar Anthony Sinisuka Ginting.
Ginting mengaku telah menyiapkan strategi bersama pelatihnya sebelum pertandingan. Ia menyebut persiapan itu berjalan sesuai rencana. Fokus utamanya adalah menjalankan strategi sejak poin pertama hingga akhir sekaligus menekan jumlah kesalahan sendiri.
“Strategi yang sudah disiapkan semalam serta tadi sebelum main bersama koh Indra, ya puji Tuhan berjalan dengan baik. Memang tadi fokus utamanya selain menjalankan strategi dari poin pertama sampai selesai adalah jangan melakukan kesalahan sendiri, mengurangi lah.” jelasnya.
Menjelang laga, catatan pertemuan sebelumnya menjadi bahan pertimbangan bagi Ginting. Namun ia menilai rekam jejak itu tidak sepenuhnya menentukan hasil. Ia lebih memilih berkonsentrasi pada performa diri sendiri ketimbang terlalu memikirkan pola permainan lawan.
“Nggak menentukan sih head-to-head, cuma mungkin dari pertemuan-pertemuan sebelumnya bisa lebih jelas gambarannya, menang kalahnya harus apa, mainnya bagaimana. Fokusnya ke diri sendiri, nggak terlalu memikirkan pola permainan lawan karena evaluasi dari sebelum-sebelumnya juga memang fokusnya lebih ke situ, ke diri sendirinya.” jelasnya.
Korea Open 2026 berlevel Super 500. Ginting menilai tidak ada perbedaan berarti dalam menjalani setiap turnamen. Baginya, kembali ke level Super 500 setelah sekian lama tetap terasa sama seperti biasanya.
“Sama saja rasanya setiap turnamen, tidak ada berbeda kembali ke Super 500 setelah sekian lama.” ujarnya.



